Aku mulai pelan-pelan aja — tanpa drama “besok jadi orang baru”. Aku cuma masukin Fuelvit ke rutinitas harian, lalu seminggu fokus ngamatin kebiasaan sendiri. Yang bikin kaget: jadi lebih gampang berhenti pas udah cukup. Nggak lagi “dihabiskan karena sayang” atau kepikiran manis-manis cuma gara-gara bosan. Malamnya juga tenaga berasa lebih ada — bukan jadi superwoman, tapi nggak tumbang juga.